Ipung’s Blog

Februari 20, 2009

Kiat-Kiat Meraih IPK Cumlaude dan Softskill tinggi

Filed under: Inspirasiku... — ipungblog @ 3:04 am

smart2

Kiat-Kiat Meraih IPK Cumlaude dan Softskill tinggi

Bermula dari aku berpikir bahwa kenyataan kebanyakan orang-orang sukses di luaran sana berhasil atau sering disebut orang sukses tidak hanya memiliki IPK tinggi bahkan cumlaude sekalipun. Nah, bener atau ga ya apa yang ku pikirkan ini?

Tapi terlepas dari itu semua, emang sih memasuki dunia kerja memang butuh yang namanya IPK gede apalagi kalo pengen masuk company . Apalagi kalo public company yang notabene top gitulah.

Aku pernah mengikuti seminar, wah aku lupa seminar apa itu namanya, yang jelas salah satu isinya yang masih aku inget nih bahwa kesuksesan tidak selalu bergantung banged ama yang namanya IPK ato nilai indeks prestasi gede di kampus. Apa bener ya??

Lalu, ngapai donk orang kuliah susah-susah dapetin nilai bagus kalo ternyata dunia yang sebenarnya yaitu dunia kerja malah ga dapt kerjaan? Eh…perlu diralat kali cara belajarnya mungkin….

Masak udah IPK cumlaude ga bisa apa-apa pas kerjanya???Aduh, menyedihkan sekali ya??

Trus kesuksesan katanya nih dalam seminar itu tidak tergantung pada aspek IQ aja loh??Ada komponen lain yg mendukung biar sukses yaitu EQ ato Emotional Quotion, dan SQ ato Spiritual Quotion, nah jadi ternyata ada 3 komponen yang menyebabkan orang sukses. Ada lagi yang nambahin Sosial Quotion dan ini jg biasanya masuk ke dalam kategori EQ tadi.

Nah..loh jadi temen2 ga usah pada pusing nih yang ngerasa punya IPK di bawah rata-rata apalagi yang cuman nasakom (nasib satu koma), hidup itu tak selebar daun kelor koq,,hehehe. Kesuksesan itu terletak pada kemauan dan kemampuan kita dalam mengcombine 3 unsur tadi.

Nah, gmana donk jadinya biar tetep dapet IPK tinggi tapi tetep juga gaul ama temen (biar ga kuper .red). Kali ini aku akan berbagi dengan temen2 smua.

Aku sempet loh dapat juara umum dari SD ampe SMA bahkan ampe kuliah nih . Nah karena itu, pernah ada temen yang suka jail bilangin kalo aku tuh kutu buku, artinya aku hanya demen tuh yg namanya buku-buku pelajaran di sekolah sampai-sampai dibilangin, temen2Q itu-itu aja dan kurang gaul..

Aduh,. Aku sempet kesel, padahal ga gitu-gitu amad sih…kalo aku kutu buku dan kurang gaul, kenapa aku pernah dapat channel ikut lomba bahkan sering kali mewakili kotaku sebagai duta dan punya kenalan banyak kayak Pak wali, pemkot, dan masih banyak lgi lainnya..

Nah, kini aku mulai sadar bahwa memang sih sebagai makhluk sosial, udah semestinya menyeimbangkan hidup ini. Kebutuhan pribadi, kebutuhan sosial dan termasuk interaksi sosial di masyarakat mesti ditingkatin..

Nih, ada strategi ato kiat-kiat sedikit dari aku buat kamu-kamu yang pengen tetep gaul tapi IPK cumlaude sbb:

1. Tetapkan visi hidup kamu.

Loh. Knp mesti netepin visi?? Yah, ini penting karena tiap 2 dari kita pasti memiliki tujuan yang berbeda dan tentunya visi yang akan mengarahkan hidup kamu. Pasti kita-kita pengen sesuatu dari hidup ini bukan?? Semisal ada yang kepengen bahagiakan orang tuanya, ato pengen rumah sendiri.

Itu semua pasti ada dibenak kita. Dengan menetapkan visi ato tujuan hidup ini akan membuat kita merasa optimis menjalani hari demi hari. Kalo udah begitu, tantangan seberat apapun akan kamu lakukan selagi itu menunjang visimu. Misalnya, temen kamu ngajakin hura-hura ato dugem saat kamu mestinya harus belajar..Padahal sih kamu kepengen banged ikut dengannya, tapi kamu mengorbankan itu buat belajar agar visi kamu tercapai.

2. Kamu mesti fokus

Fokus??yah, dengan fokus pekerjaan apapun dapat diatasin denga baik loh..Apalagi kamu nih yang pengen bercita-cita tuk jadi dokter. Nah, kamu udah banyak belajar dan ngorbanin waktu maen kamu demi cita-cita itu bukan? Apalagi selain belajar kamu mesti ikut privat di luar untuk bisa ningkatin prestasi belajar kamu.Itu semua tak akan tercapai kalo kamu ga fokusin ke situ. Salaha atu upaya ningkatin fokus kamu adalah dengan cara buat perkumpulan temen2 yang pengen belajar ato sama –sama memiliki minat untuk sukses ato bisa juga buat tuh komunitas yang berkaitan dengan dunia kedokteran. Nah, dengan begitu kamu akan terasah intuisinya, jadi kamu seakan punya program jangka pendek buat ningkatin motivasi kamu demi cita-cita yang kamu idam-idamkan itu.

3. Manajemen Waktu

Nah, setelah kamu upayakan untuk fokus, kiat yang satu ini tak kalah pentingnya loh?Memanage waktu adalah hal yang sangat penting bagi kita. Apalagi bagi kamu yang punya segudang kesibukan dan sulit banged mengelola waktu manalagi masuk sekolah pukul 7 dan pulang ampe puk 5 sore. Sepertinya kemampuan mengelola waktu menjadi tuntutan yang kudu kamu lakukan. Mengelola waktu dengan baik akan membuat tugas ato pekerjaan kita dapat berjalan dan terkontrol loh.. Nah,,gmn donk caranya mengelola waktu secara efektif?

Menurut kebiasaanku, dalam mengelola waktu memang sedikit memakan waktu sesaat. Namun ketika usai membuatnya, aku ga merasakan lagi kesulitan membagi waktu dengan berbagai aktivitasku yang banyak. Hal ini mungkin karena jadwal yang aku susun telah sesuai dengan jadwal dan tidak saling tumpang tindih. Aku membagi beberapa prioritas, yang pertama, prioritas utama, yang kedua prioritas penting, yang ketiga prioritas hobi. Prioritas utamaku misalnya belajar, dapet IPK cumlaude, ngerjain tugas kuliah, cepat lulus kuliah,hehe. Nah, kalo prioritas kedua nih biasanya berupa pendukung prioritas utama seperti kursus ato privat, bangun network, dan organisasi ato pengembangan diri (self development), dan untuk prioritas hobi biasanya aku meluangkan waktu untuk sekedar melepas kepenatan seperti membaca novel yang menarik, chatting, design grafis, maen game ato travelling ama temen organisasi. Yang penting sih dalam mengelola waktu adlah bagaimana kita bisa tetep komitmen ama jadwal yang udah dibuat. Artinya, kapan harus belajar, maen, trus organisasi juga. Itu semua hanya bisa berjalan hanya dengan kemampuan mengelola diri dengan baik

4. Punya motivasi achievement oriented

Setelah punya visi yang tinggi, trus adanya fokus pada visi dan dilakukan sistem manajemn waktu yang efektif dan baik telah cukup bagi kamu untuk dapet IPK tinggi dan gaul. Tapi ada satu hal yang sangat dianjurkan kalo kamu kudu punya yang namanya motivasi achievement oriented. Ap itu?Achievement oriented adalah motivasi yang selalu mengutamakan prestasi. Hidup ini harus penuh dengan berbagai prestasi hidup. Kan ada pepatah yang mengatakan bahwa hari ini harus lebih baik dari hari kemarin dan hari esok haruslah lebih baik dari sekarang. Nahh, hali ini menyiratkan bahwa kita mesti belajar untuk lebih baik dari hari ke hari. Konsekuensinya adalah membuahkan prestasi. Apapun itu prestasinya yang jelas membawa perubahan yang lebih baik di masa mendatang. Di mana pun jika kita menerapkan motivasi seperti ini, insya Allah jalan kemudahan akan terus terbuka bagi kita. Amin

Desember 19, 2008

Coming Soon liburan….

Filed under: Curahan Hatiku... — ipungblog @ 10:55 am

Paling itu dulu Curhatan kali ini…mau pulang dulu ah…ada yang masih dikerjakan..



bye…

Desember 6, 2008

Refreshing ke Dufan bersama kawan…

Filed under: refreshing ke dufan — ipungblog @ 5:27 pm

refreshing ke dufan euiii

refreshing ke dufan euiii

Hari ini, tepatnya sabtu 6 Desember aku bersama rekan-rekan se kampus dan jajaran sekretariatan kampus IM Telkom melakukan pariwisata yakni ke Dufan. Mulai pukul setengah delapan pagi  aku bersama temen2 standby di depan gedung auditorium Saraswati. Saatnya untuk berlibur melepas kelelahan selama kuliah kemarin . Ehm..perjalanan hari ini sangat menyenangkan, apalagi dengan keikutsertaanku dalam berbagai wahana yang menantang di Dufan. Aku baru pertama kali ke Dufan dan aku merasa ini pengalaman yang sangat menarik dan menghibur. Apalagi gratisan bagi anak kosan cukup membuat hati lega. Liburan kali ini menghabiskan waktu hingga pukul 7 malam. Emang terasa penat dan kedinginan. Selama perjalanan di bus udara cukup dingin dan merasuk tulang-tulang. Hari ini sungguh menyenangkan….I love holiday…

Desember 5, 2008

Lulusan Ber-IPK Tinggi Cenderung Egois Dalam Kerja

Filed under: Soft skill — ipungblog @ 12:01 pm
Soft skill is very important

Soft skill is very important

Lulusan PT Butuh “Soft Skill” PARA pengguna tenaga kerja kerap mengeluhkan lulusan perguruan tinggi (PT) yang berkualitas setengah hati. Bagaimana tidak kecewa, kalau lulusan yang dicetak ternyata kurang tangguh, tidak jujur, cepat bosan, tidak bisa bekerja teamwork, sampai minim kemampuan berkomunikasi lisan dan menulis laporan dengan baik. Mengapa itu bisa terjadi? Tahun 2001, pihak rektorat ITB pernah menggelar pertemuan dengan berbagai stakeholders penyedia kerja dan pengguna lulusan ITB. Pihak rektorat ITB saat itu menyampaikan imbauan agar perusahaan tidak memotong pelamar kerja semata-mata berdasarkan indeks prestasi (kriteria IP > 2,75). Pertemuan dengan sedikitnya 10 mitra industri itu kemudian membuahkan masukan balik terhadap ITB. Salah satu respons datang dari perusahaan Schlumberger, yang menyatakan bahwa lulusan ITB kurang tekun meniti karier, sehingga rata-rata memiliki progress career yang kurang baik. Dari 75% intake 20-an tahun lalu, hanya 38% yang mencapai posisi manajer ke atas. Meski punya karakteristik positif, yaitu tingkat intelegensia relatif tinggi, namun boleh dibilang masih kurang dalam sisi kerja keras dan dedikasi. Dalam dunia kerja, komentar tentang kualitas para sarjana semacam, “pintar sih, tapi kok tidak bisa bekerja sama dengan orang lain” atau “jago bikin perancangan, tapi sayangnya tidak bisa meyakinkan ide hebat itu pada orang lain”, atau “baru teken kontrak 1 tahun tapi sudah mundur, kurang tahan banting, nih,”, bukannya tidak jarang telontar. Tentunya hal itu bisa menjadi bahan evaluasi, bukan hanya bagi kampus tertentu, tetapi juga seluruh kampus di tanah air tanpa terkecuali. Ada kecenderungan apa yang diberikan di bangku kuliah tidak sepenuhnya serasi dengan kebutuhan di lapangan kerja. Sebagian besar menu yang disajikan, boleh dibilang berupa keterampilan keras (hard skill). Padahal, bukti-bukti menunjukkan penentu kesuksesan justru kebanyakan adalah keahlian yang tergolong lunak (soft skill). Simak saja survei dari National Association of College and Employee (NACE), USA (2002), kepada 457 pemimpin, tentang 20 kualitas penting seorang juara. Hasilnya berturut-turut adalah kemampuan komunikasi, kejujuran/integritas, kemampuan bekerja sama, kemampuan interpersonal, beretika, motivasi/inisiatif, kemampuan beradaptasi, daya analitik, kemampuan komputer, kemampuan berorganisasi, berorientasi pada detail, kepemimpinan, kepercayaan diri, ramah, sopan, bijaksana, indeks prestasi (IP >= 3,00), kreatif, humoris, dan kemampuan berwirausaha. IP yang kerap dinilai sebagai bukti kehebatan mahasiswa, dalam indikator orang sukses tersebut ternyata menempati posisi hampir buncit, yaitu nomor 17. Nomor-nomor yang menempati peringkat atas, malah kerap disangka syarat basa-basi dalam iklan lowongan kerja. Padahal, kualitas seperti itu benar-benar serius dibutuhkan. Pengembangan di kampus Menurut Patrick S. O’Brien dalam bukunya Making College Count, soft skill dapat dikategorikan ke dalam 7 area yang disebut Winning Characteristics, yaitu, communication skills, organizational skills, leadership, logic, effort, group skills, dan ethics. Kemampuan nonteknis yang tidak terlihat wujudnya (intangible) namun sangat diperlukan itu, disebut soft skill. Ketidakseimbangan pendidikan di ruang kuliah yang lebih bertumpu pada hard skill, tentu saja perlu segera diatasi, antara lain dengan memberikan bobot lebih kepada pengembangan soft skill. Implementasi soft skill tersebut dapat dilakukan baik melalui kurikulum maupun kegiatan ekstrakurikuler. Lalu bagaimana pengembangannya di kampus-kampus? Di Universitas Indonesia, salah satunya di magister manajemen pemasaran, terdapat mata kuliah soft skills wajib (nonkredit) yang diberikan dalam bentuk workshop, yaitu Presentation and Writing Skills dan Book Review. Di Universitas Bina Nusantara, baru-baru ini juga mulai memasukkan mata kuliah bernama character building untuk semester I-IV. Kampus yang juga tengah memfokuskan pengembangan soft skill melalui kurikulum adalah Universitas Widyatama. Ada 20 kualitas penting seorang juara berdasarkan survei NACE, dipakai sebagai acuan atribut soft skill. Tiap program studi per fakultas bisa memilih 5-6 atribut yang paling dirasa penting dan sesuai kebutuhan, untuk embedded pada beberapa mata kuliah inti. Penerapan atribut soft skill di ruang kelas, misalnya, lebih banyak lagi tugas presentasi, diskusi kelompok, sampai role play. Dengan tujuan, semakin mengasah kemampuan berkomunikasi dan bekerja sama. Hal ini penting sebagai aplikasi pendidikan yang bukan sekadar bagaimana dosen mengajar dengan baik (teacher centre learning), tapi bagaimana mahasiswa bisa belajar dengan baik (student centre learning). “Pusatnya memang tidak lagi pada dosen, tapi mahasiswa diperankan lebih jauh,” ucap Nina Nurani, staf pengajar sekaligus koordinator pengembangan soft skill di Universitas Widyatama, ketika ditemui Kampus di sela-sela diskusi “Relevansi Soft Skill dan Dunia Kerja” di Universitas Widyatama, Sabtu (26/5) lalu. Di STT Telkom, pengembangan soft skill juga diarahkan pada kegiatan nonakademik. Untuk mendorong mahasiswa aktif dalam kegiatan kemahasiswaan, mulai semester tahun 2007/2008 mendatang akan diberlakukan penilaian berbentuk Transkrip Aktivitas Kemahasiswaan (TAK). TAK ini merupakan syarat ikut wisuda dan akan diberikan mendampingi transkrip akademik saat mahasiswa lulus. “Sampai seorang mahasiswa lulus, dia harus mengumpulkan skor tertentu dengan aktif berkegiatan, misalnya, aktif di himpunan, menulis artikel di media massa, peserta lomba, dsb. Sebenarnya fokusnya bukan angka, tapi dengan dia aktif ada sisi soft skill yang terasah. Selama ini pengembangan nonakademik sudah ada, namun karena bukan sistem, jadi berjalan alakadarnya,” kata Wiyono, Director Student and Career Development STT Telkom, sembari menambahkan bahwa TAK bisa jadi nilai plus mahasiswa mencari kerja dan beasiswa. Menurut Wiyono, pentingnya soft skill dalam mencetak lulusan sebenarnya sudah disadari sejak lama oleh kalangan pendidik. Namun, selama ini hanya “dititipkan” ke kurikulum dan belum mendapat perhatian khusus. Selain itu, memang ada keterbatasan waktu dalam bobot SKS. “Kesalahan penerjemahan kurikulum, menyebabkan proses kuliah hanya knowledge delivery, bukannya kompetensi. Arah pendidikan kita selama ini memang lebih banyak mendidik orang jadi ilmuwan. Padahal soft skill juga dibutuhkan dunia industri kita,” ungkap Wiyono. Menurut Ichsan S. Putra, Direktur Direktorat Pendidikan ITB, yang juga penulis buku Sukses dengan Soft Skills, Bagaimana Meningkatkan Kemampuan Interaksi Sosial Sejak Kuliah, apa yang dipelajari selama perkuliahan, paling hanya terpakai beberapa persen, kecuali menjadi pengajar atau peneliti. Teori mungkin tidak akan tersentuh lagi. Tapi penerapan teorilah yang dibutuhkan. Namun demikian, bukan berarti kuliah tidak penting. Menurutnya, kuliah amat berguna untuk investasi masa depan. Salah satu yang dilatih dalam perkuliahan adalah belajar untuk belajar. Belajar untuk melakukan proses, agar logika dan keterampilan kita terasah. Menurut Ichsan, untuk mendiseminasikan soft skill pada para mahasiswa, faktor yang sangat berpengaruh adalah dimulai dari dosen. Maka, Ichsan yang juga turut merumuskan pengembangan soft skill di ITB, mendukung pelaksanaan pelatihan bagi para dosen supaya mengerti lebih jauh tentang soft skill. “Dosen harus bisa jadi living example. Dari mulai datang tepat waktu, mengoreksi tugas, dsb. Bukan apa-apa, kemampuan presentasi dan menulis mahasiswa masih banyak yang belum bagus. Dosen juga harus bisa melatih mahasiswa supaya asertif, supaya berani membicarakan ide. Fenomena mahasiswa menyontek juga jangan dianggap biasa, ini masuk faktor kejujuran dan etika dalam soft skill. Lihat di Indonesia, korupsi begitu menjamur, karena orang sudah terbiasa tidak jujur sejak masa sekolah,” ungkapnya panjang lebar. Terlepas dari apa kawan Kampus ingin bekerja pada orang lain atau membuka usaha sendiri, yang jelas soft skill sangat diperlukan. Bukan hanya untuk lingkup dunia kerja, namun juga dalam tiap sendi kehidupan. “Mahasiswa sebaiknya aktif berkegiatan apa pun yang positif. Jangan jadikan tak punya waktu sebagai alasan. Kuncinya, pandai mengatur skala prioritas dan time management. Jangan hanya lulus dengan gelar,” katanya. *** dewi irma kampus_pr@yahoo.com




November 30, 2008

Training Organisasi+Pelatihan Buat Generasi Terkini (TOP BGT)usai…

Filed under: Training dan pelatihan GAMUS 2008-2009 — ipungblog @ 6:57 am

Sabtu kemaren 29 Nov 2008 baru aja GAMUS ngadain acara training organisasi dan pelatihan buat generasi terkini ato yg disingkat TOP BGT…Pada kesempatan itu, aku ditunjuk mendampingi Kang Chandra selaku pemateri training. Aku juga membawakan materi training aplikasi yang berjudul Proposal dan Negosiasi. Alhamdulillah, peserta training kemaren sungguh banyak dan memiliki antusiasme yang tinggi selama mengikuti acara training tersebut. Target peserta yang diestimasikan sejumlah 60 peserta tercapai tepat sejumlah yang hadir. Hal ini tak terlepas dari upaya yang gigih dari pelaksana training dengan pendayagunaan dan strategi marketing yang dahsyat. Para peserta dihubungi via sms dan ternyata via sms itu membuahkan hasil yang memuaskan. Acara training agak berbeda daripada training sebelum-sebelumnya karena pada training kali ini didesain sedemikian rupa dan ditambah simulasi pengajuan proposal ke beberapa institusi dan sposor. Suasana sengaja dibuat demikian agar mereka seakan-akan benar-benar dalam situasi pengajuan proposal yang riil di lapangan. Hal ini penting banget karena mereka sebelum terjun ke medan sebenarnya udah mengetahui tekniknya. Mereka dibagi ke dalam beberapa tim untuk menyusun proposal kegiatan yang menarik, inovatif, dan mempunyai nilai jual yang tinggi dan tentunya realistis. Setiap tim sangat antusias dalam membuat proposal. Tampak pada diskusi antara sesama mereka. Menurut sumber yang dapt dipercaya  di sela-sela istirahat, salah satu peserta mengaku bahwa ia sangat respek dan senang memperoleh materi training seperti ini dan  terkesan kepada panitia yang menggagas acara ini dan sangat bermanfaat. Tepat pukul 11.45 peserta diwajibkan istirahat untuk melaksanakan ibadah, sholat, dan makan (isoma). Setelah isoma para peserta kembali menyelesaikan tugas membuat proposalnya. Waktu yang diberikan panitia hingga pukul 13.00. Tepat pukul 13.00 mereka harus mengumpulkan kepada panitia. Setelah itu, mereka diberikan arahan untuk melakukan simulasi pengajuan proposal kepada panitia yang telah ditunjuk sebagai dewan institusi dan sponsor. Mereka wajib melakukan serangkaian prosedur yang telah ditentukan oleh panitia. Berbagai cara para peserta lakukan demi meyakinkan kepada insititusi dan sponsor agar konsep kegiatan mereka dapat disetujui. Hingga akhirnya pukul 14.47 WIB, simulasi pengajuan proposal pun usai. Lalu, mereka kembali menuju ruangan untuk mendengarkan pengumuman penilaian konsep proposal terbaik. Kang Chandra sekaligus yang dipercaya membacakan pengumuman memutuskan bahwa ada 2 juara. Juara 1 dari ikhwan nda juara 1 dari akhwat. Sungguh, mereka sangat baik dalam konsep proposalnya. Sehingga panitia juga menentukan  satu lagi kategori juara dengan presentasi terbaik. Juara 1 ikhwan diraih oleh tim 1 ikhwan dan juara 1 akhwat dari tim 4, dan juara kategori presentasi terbaik dari ikhwan 3. Acara tersebut dilajutkan dengan penyematan jaket GAMUS sekaligus menandakan dilantiknya peserta training sebagai anggota GAMUS periode 2008/2009 yang akan membawa perubahan GAMUS ke depan lebih baik lagi.


Selamat atas dilantiknya kepada generasi terkini GAMUS periode 2008-2009.

Download proposal-dan-negosiasi


November 28, 2008

Situs bagus nih…

Filed under: iseng-iseng — ipungblog @ 11:58 pm

Ga sengaja buka-buka blog di internet, tiba-tiba ketemu situs yg satu ini..Bner2 gue banget dech. Bikin aku ga mau pindah ke mana-mana eui. Nah, bagi kamu yang mau ngeliat dibuka aja nih di sini

Situs menarik

November 26, 2008

Strategi Menggapai IP 3,90 semester 3

Filed under: Manajemen belajar — ipungblog @ 11:00 am

Strategi Menggapai IP 3,90 semester 3

Misi 22 hari menjelang libur tgl 19 Desember 2008

Strategi 

26 

27 

28 

29 

30 

1 

2 

3 

4 

5 

6 

7 

8 

9 

10 

11 

12 

13 

14 

15 

16 

17 

18 

1.Belajar optimal penjastel 100′

2 Belajar hafalan mankeu

50′

3.Belajar Ekman 50′ oligopol

Alks wkt

Ѵ

 

 

 

Ѵ

 

 

 

Ѵ

 

 

 

200′

                                           

 

November 23, 2008

Syukur dan Sabar

Filed under: Taklim Sabtu... — ipungblog @ 3:04 am

Taklim Sabtu

Ust Salis

22 November 2008

Topik: Syukur dan Sabar

Sabar dan syukur pada dasarnya muncul karena 2 hal:

  1. Konsekuensi logis
  2. Keimanan

Segala ketentuan Allah adalah baik (intinya), hanya saja tergantun gpada bagaimana persepsi kita masing-masing. Buruk hanyalh persepsi kita. Jika kita mengatakan buruk berarti kita telah mengira bahwa Allah menzalimi kita. Apa saja yang meninmpa pada diri kita menyimpan nilai kebaikan.

Keistimewaan kaum yang beriman

Jika mendapat kebaikanàdia bersyukur maka syukurnya bernilai ibadah

Jika mendapat musibahàdia bersabar maka sabarnya bernilai ibadah di sisi Allah

Cara menjadi ahli sabar dan syukur:

Memperbaiki keimanan kepada Allah

Karakter kontras dari sabar dan syukur adalah sombong

Sombong ada 2 jenis:

  • Menolak kebenaran
  • Merendahkan orang lain

Orang sombong susah bersyuklur

Orang yang sabar dan syukur akan selalu mengingat bahwa tidaklah musibah yang terjadi dalam diri kita maupun dunia seisinya sudah tercatat dalam Lauh Mahfuz (Lembaran-lembaran yang terjaga)

Pencatatan takdir kepada manusia saat 4 bulan di dalam kandungan

Mengapa pencatatan dilakukan jauh-jauh hari??

Jawab:

  1. Agar kita tidak sedih atas apa yang hilang dari kita
  2. Agar kita tidak sombong

Menyempurnakan Syariat————–à menggapai takdir yang haqiqi

Kesuksesan= bukan kenikmatan yang mutlak Dalil: Albaqoroh : 216


216. Diwajibkan atas kamu berperang, Padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. boleh Jadi kamu membenci sesuatu, Padahal ia Amat baik bagimu, dan boleh Jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, Padahal ia Amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.

Ketika Allah menetapkam takdir kepada kita, yakinlah bahwa takdir itulah yang terbaik bagi kita walau takdir itu tidak baik menurut kita/

Nasib seseorang tergantung pada timbangan amal yang pertama

Surat Al Fath:4 Allah memberikan ketenangan ke dalam hati orang-orang yang beriman.

4. Dia-lah yang telah menurunkan ketenangan ke dalam hati orang-orang mukmin supaya keimanan mereka bertambah di samping keimanan mereka (yang telah ada). dan kepunyaan Allah-lah tentara langit dan bumi[1394] dan adalah Allah Maha mengetahui lagi Maha Bijaksana,

[1394] Yang dimaksud dengan tentara langit dan bumi ialah penolong yang dijadikan Allah untuk orang-orang mukmin seperti malaikat-malaikat, binatang-binatang, angin taufan dan sebagainya,


November 22, 2008

konsep PeKTeSiPeng (Pengetahuan, Keterampilan, Teknik, Sikap, dan Pengalaman).

Filed under: Uncategorized — ipungblog @ 12:48 pm

Alhamdulillah di semester 3 ini merupakan semester yang melelahkan. Yah..emang melelahkan karena maklum aja efek dari pengambilan jumlah sks yang maksimum yaitu 24 sks. Tapi, dengan begitu aku jadi ngerti dan memahami waktu begitu berharga. Aku jadi tahu betapa pentingnya manajemen waktu demi menggapai tujuanku. Aku mesti selalu meng-upgrade visiku selama ini dan menyelaraskan dengan misi yang aku rencanakan semula. Aku harus mengolaborasikan konsep PeKTeSiPeng (Pengetahuan, Keterampilan, Teknik, Sikap, dan Pengalaman).

Pengetahuan : serupa dengan kognitif. korelasi hidup=tahu ilmu manajemen bisnis telematika untuk apa??

Yah, untuk memanage bisnis telkom biar ke depan go internasional

Konsentrasi: marketing ama communication skill

November 19, 2008

Akhirnya aku mengalah untuk sesaat..

Filed under: Kompetisi Widyatama II Nasional — ipungblog @ 1:24 pm

Hari ini aku merasa legowo setelah mendengar pengumuman dan ternyata aku belum bisa melaju ke babak semifinal dan mesti mempersiapkan lagi kompetisi yang sama untuk tahun depan. Emang waktu kurang lebih 3 hari tuk persiapan kompetisi ini kurang. Sebagai konsekuensinya aku dan temen2 ku mesti menanggung kekalahan dan harus lebih matang buat selanjutnya. Aku akan merancang strategi tuk pembentukan klub manajemen  dan membuat jadwal rutin pembinaan manajemen agar bisa meraih target November 2009 sebagai juara umum. Pengalaman kali ini benar-benar menempa mentalku dan berusaha mencapai target itu di masa mendatang. Aku yakin pasti bisa dan berkat pertolongan Allah saja lah aku akan bisa mencapai itu semua dan kerjasama yang baik antar tim. Kali ini aku meraih skor softskill yang tertinggi di antara temen2 yang lain. Semoga impian ku tercapai…Amiin.

Halaman Berikutnya »

Theme: Rubric. Blog pada WordPress.com.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.